Kapal BUMKA Tenggelam Diperairan Kedang Pahu, Membawa 4,5 Ton Beras Bantuan Bulog

Jumat, 28 Agustus 2026 10:35 WITA

Kutai Barat, Mahakampost.com – Kapal milik Badan Usaha Milik Kampung (BUMKA) Sebelang yang mengangkut beras bantuan pangan Bulog sebanyak kurang lebih 4,5 ton mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Sungai Kedang Pahu.

Tenggelam nya di Teluk Anggi, Kampung Tanjung Laong RT 01, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) ,pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Kapal tanpa nama lambung tersebut diketahui sedang dalam perjalanan membawa bantuan pangan berupa beras dari Kampung Sebelang menuju Kampung Dasaq dan Kampung Jerang Melayu, Kecamatan Muara Pahu.

Berdasarkan keterangan sementara, saat kapal melintas di perairan Teluk Anggi, kapal diduga menabrak kayu yang berada di jalur pelayaran. Setelah kejadian tersebut, nahkoda kapal, Ardiansyah (54), melakukan pengecekan dan mendapati air mulai masuk dari bagian buritan kapal.

Melihat kondisi tersebut, nahkoda kemudian mengarahkan kapal ke tepian sungai dan mengikat kapal agar tidak terbawa arus. Selanjutnya, Ardiansyah bersama dua anggota BUMKA Sebelang, yakni Firmansyah (49) dan Roni Setiawan (29), berupaya menyelamatkan muatan beras yang berada di atas kapal.

Namun, karena kondisi kapal terus kemasukan air, ketiganya hanya berhasil mengevakuasi sekitar 20 karung beras ke daratan.

Sementara sebagian besar muatan lainnya bersama kapal masih berada di dalam air.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Nahkoda bersama dua anggota BUMKA yang berada di kapal berhasil menyelamatkan diri dalam keadaan selamat.

Kapolsek Muara Pahu bersama personel kemudian menerima laporan dan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta penanganan awal.

Polsek Muara Pahu selanjutnya akan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna melakukan upaya evakuasi kapal BUMKA Sebelang yang masih tenggelam di perairan Sungai Kedang Pahu.

Selanjutnya pihak kepolisian juga masih melakukan pendataan terhadap kondisi kapal dan muatan beras bantuan pangan Bulog yang terdampak dalam kejadian tersebut.(*/Mpost).

Bagikan:
Berita Terkait